Friday, January 13, 2012
happy birthday to me!!
Happy bday to me! Happy bday to me! Happy bday! Happy bday! Happy bday to me! YEAAAAAAAAA!
Terimakasih Tuhan, aku umur 19 tahun sekarang. *diam sejenak* *tertunduk*
Umur 19 loh yaaaaa! Bukan 20 tahun pemirsaaaaaa! HUHUHU. Gue nggak marah sih….cuma gregetan aja. Tolong jangan nambah-nambahin umur gue.. tolong.
Pernah ada yang nanya sama gue, ‘Gab, lo umur berapa sih?’ ‘18 tahun.’ ‘APAAAA?! Masih 18? Boong banget pasti.’ ‘Duh beneran gue masih 18 tahun!’ ‘Gak percaya! Coba liat KTP (Kartu Tanda Penduduk) lo’ ‘Yaampun….(mengeluarkan KTP dari dompet) nih! Liat!’ ‘Oh iyaaaaa HAHAHAHA ga mungkin. Pasti KTP-nya lo palsuin!’ AAAAAAAAAAAAAAAAAA *brb pingsan*
Ada lagi yang ga percaya, “Gab, sesama umur paling tua ga boleh gitu.” “Dih, lo yang tua. Umur gue masih mudaan.” “Lo 19 kan? Samaan kita kan?” “Gigi lo ada 19! Gue masih 18 ya, sorry.” “Gak usah sok muda-mudain. Coba liat KTP lo sini!” (lagi-lagi KTP) “Tuuuuuh liat tuh!” “HA? LO TAHUN 1993? GA MUNGKIN! PASTI LO PALSUIN KTP!” “BODOOOOO AMAAAAAAT” *bakarin KTP*
Tapi ada lagi yang lebih kurang ajar, “Lo umur berapa sih, Gab?” “Coba tebak hayooo” “Hmmm 19 atau 20 tahun, yakaaaan?” “Salah! Gue masih 18 tahun tau!” “Ah masa sih? Kok muka lo lebih tua dari umur lo? HAHAHAHA” *frustasi. Makanin kertas.*
HUH.
Tapi ya udahlah, gue sih pasrah aja dengan umur dan tampang yang (kata orang) nggak samaan. Yang penting tampang gue tetep kece. *kibas rambut*
Ok, balik lagi ke ulang tahun dan 19..
Gue termasuk orang yang seneng sama ulang tahun. Gue seneng baca ucapan happy bday serta doa-doa yang mereka panjatkan. Ada yang bikin kita terharu, bikin kita ketawa geli bacanya, ada juga ucapan yang ngajakin ribut karna ngocolnya, ada yang kita nggak sangka bakal ngucapin eh dia malah ngucapin tapi ada juga yang pengen diucapin tapi malah nggak ngucapin. Galauuuuuuuu. -.-
Makanya gue sebisa mungkin bales satu per satu ucapan mereka. Baik itu di bbm, Facebook ataupun Twitter. Kadang gue suka Capture It wishes mereka terus di simpen biar di kenang terus, atau untuk tweet tertentu gue suka favoritin. Ya begitulah…..
Dan terkadang kita suka lupa sama hal-hal kecil seperti itu, mungkin birthday cuma identik dengan surprise atau celebration. Tapi terlepas dari 2 hal itu, ucapan dan doa yang family or friends kirim itu sangat berarti dan istimewa. Buat gue pribadi loh ya :)
Ngomongin soal wish, banyak juga ya yang doain gue kesehatan, pelayanan dan ini dia nih……… tentang tulis menulis. Seneng banget banyak yang tau dan perhatian sama tulisan gue (yang masih terus harus diperbaiki & dikembangkan lagi) HEHEHE :D
Wish gue pribadi di pertambahan usia gue yang menginjak 19 tahun ini adalah: Panjang Umur, Selalu di berikan kesehatan yang sempurna dan Tetap kuat di dalam Tuhan Yesus. AMINNNNNN!
Pokoknya whatever i am now, it's all because of God's grace.
HAPPY BIRTHDAY TO ME!!! NOT TO YOU, ehehehe :P
Love y’all! :*
Thursday, January 5, 2012
Hujan Saat Bersamanya
Hujan deras kembali datang.
Datang menemaniku, menghabiskan sore di hari ini.
Tidak ada yang berbeda di setiap hujan yang menghampiriku.
Tetap sama.
Hujan menghampiriku dalam kesendirian.
Tanpa suaranya. Tanpa aroma tubuhnya. Tanpa sosoknya.
Biasanya setiap hujan, kita selalu duduk berdua di kursi kayu di bawah genting yang terkadang meneteskan titik-titik air hujan.
Menyaksikan setiap hujan yang turun. Mendengarkan setiap bunyi hujan yang jatuh di atas genting. Begitu berisik namun asik.
Menikmati rasa dingin yang membuat bulu kuduk di tanganku protes.
Terkadang aku merasa kesal saat bau asap rokoknya mulai menusuk indera penciumanku dan memedihkan indera penglihatanku.
Namun, begitulah dia. Mengesalkan tapi mampu menenangkanku.
Di tengah rintikan hujan, suaranya terdengar sedang melantunkan sebuah lagu untukku. Aku menikmatinya, menikmati kata demi kata, bait demi bait.
Dan tanpa sadar, kepalaku sudah terjatuh di bahunya. Ah, begitu romantis.
Tapi kini tak mungkin lagi, kata dia semua sudah tak berarti. Dan aku hanya bisa berharap dapat menikmati sekali lagi dalam mimpi.
Atau mungkin aku dapat menikmatinya dengan sosok lelaki lain di waktu yang akan datang. Sepertinya.
Ter-untukmu, terima kasih ya kamu sudah mengajarkan aku satu hal, bahwa hujan itu indah. Dan kini aku sangat mencintai hujan :')
Gabriella Frisca
Hujan sore di Jakarta tanggal 05 Januari tahun 2012.
Thursday, December 29, 2011
Thank you, 2011.
woww, waktu berjalan begitu cepat. hmm lebih tepatnya bukan berjalan kali ya....tapi terbang -_- soalnya cepet banget gitu. baru kemaren ngelewatin natal & taun baru, eh udah setahun aja berlalu.
cerita sedikit tentang tahun ini, tahun 2011 ini gue lebih banyak merasakan "sakit". dari luar ataupun dari dalam diri gue. tahun ini begitu banyak masalah yang cukup menguras tenaga, begitu banyak pengeluaran untuk berobat. HIYAAAAA -.-
tapi gue tetep bersyukur, tahun 2011 ini gue banyak "kuliah" tentang kehidupan :D
gue tahu setiap "pain" yang gue rasa, yang gue terima itu sebenernya untuk melatih dan mendidik gue supaya lebih strong dan belajar bersabar di setiap prosesnya. daaaan gue juga percaya bahwa Tuhan mengijinkan "pain" itu terjadi dengan maksud memurnikan kita menjadi sosok manusia yang lebih baik lagi. ketika gue bisa ngelewatin masalah-masalah, setiap sakit yang gue rasa, gue kayak keluar dari sebuah ruang yang sumpek, yang pengab, yang gerah banget ke satu tempat yang seger, yang cerah, yang sejuknya ga ketulungan. aduh, itu enak banget sumpah!!! dan itu gue lagi rasain sekarang. Thanks Jesus!
dan besok adalah hari terakhir di tahun 2011, gunakan kesempatan ini dengan baik untuk ambil keputusan bahwa kita mau lepasin "baju-baju" kotor kita & buang "perkakas-perkakas" kotor kita atau tetap menikmati segala yang kotor itu di tahun 2012? pilihan ada di tangan kalian tapi inget, penyesalan datangnya di akhir :)
well, selamat tinggal dan terimakasih banyak 2011. selamat datang 2012, year of progression. AMEN!
cerita sedikit tentang tahun ini, tahun 2011 ini gue lebih banyak merasakan "sakit". dari luar ataupun dari dalam diri gue. tahun ini begitu banyak masalah yang cukup menguras tenaga, begitu banyak pengeluaran untuk berobat. HIYAAAAA -.-
tapi gue tetep bersyukur, tahun 2011 ini gue banyak "kuliah" tentang kehidupan :D
gue tahu setiap "pain" yang gue rasa, yang gue terima itu sebenernya untuk melatih dan mendidik gue supaya lebih strong dan belajar bersabar di setiap prosesnya. daaaan gue juga percaya bahwa Tuhan mengijinkan "pain" itu terjadi dengan maksud memurnikan kita menjadi sosok manusia yang lebih baik lagi. ketika gue bisa ngelewatin masalah-masalah, setiap sakit yang gue rasa, gue kayak keluar dari sebuah ruang yang sumpek, yang pengab, yang gerah banget ke satu tempat yang seger, yang cerah, yang sejuknya ga ketulungan. aduh, itu enak banget sumpah!!! dan itu gue lagi rasain sekarang. Thanks Jesus!
dan besok adalah hari terakhir di tahun 2011, gunakan kesempatan ini dengan baik untuk ambil keputusan bahwa kita mau lepasin "baju-baju" kotor kita & buang "perkakas-perkakas" kotor kita atau tetap menikmati segala yang kotor itu di tahun 2012? pilihan ada di tangan kalian tapi inget, penyesalan datangnya di akhir :)
well, selamat tinggal dan terimakasih banyak 2011. selamat datang 2012, year of progression. AMEN!
Tuesday, December 13, 2011
Celotehanku Pada Langit di Sore Hari
Langit memuntahkan air matanya ke atas bumi.
Deras. Besar. Keras.
Langit menangis dengan marahnya.
Seperti ada kekacauan dalam hatinya.
Langit melapisi wajahnya dengan topeng hitam berkabung bernama mendung.
Gelap...tak ada satu sisi pun ku lihat memancarkan terang.
Langit, semarah itukah kau dengan bumi? Atau penghuni bumi?
Langit, tahukah kau yang saat ini aku rasakan?
Aku sedih.
Aku pun ingin menangis sesukamu, mengeluarkan kegundahan hati sepertimu.
Tapi aku malu, langit.
Langit, aku sedang sakit. Aku sedih kalau harus menyusahkan orang tuaku.
Tapi, aku tidak bisa marah sama Tuhan, layaknya kamu marah sama bumi.
Tuhan itu sungguh baik padaku, walaupun aku sudah sering kali mengecewakanNya, Dia tidak pernah mengecewakanku. Aku pun merasa segan untuk marah sama Dia lalu membentakNya dengan kata-kata kasar. Pasti Tuhan makin sedih kan, langit?
Langit, aku harap kau dengan segala kemuraman, kegundahan, kesedihan dan tangisanmu cepat berlalu.
Sudah dulu ya langit....
Jakarta, 13 desember 2011
(celotehanku pada langit di sore hari)
Deras. Besar. Keras.
Langit menangis dengan marahnya.
Seperti ada kekacauan dalam hatinya.
Langit melapisi wajahnya dengan topeng hitam berkabung bernama mendung.
Gelap...tak ada satu sisi pun ku lihat memancarkan terang.
Langit, semarah itukah kau dengan bumi? Atau penghuni bumi?
Langit, tahukah kau yang saat ini aku rasakan?
Aku sedih.
Aku pun ingin menangis sesukamu, mengeluarkan kegundahan hati sepertimu.
Tapi aku malu, langit.
Langit, aku sedang sakit. Aku sedih kalau harus menyusahkan orang tuaku.
Tapi, aku tidak bisa marah sama Tuhan, layaknya kamu marah sama bumi.
Tuhan itu sungguh baik padaku, walaupun aku sudah sering kali mengecewakanNya, Dia tidak pernah mengecewakanku. Aku pun merasa segan untuk marah sama Dia lalu membentakNya dengan kata-kata kasar. Pasti Tuhan makin sedih kan, langit?
Langit, aku harap kau dengan segala kemuraman, kegundahan, kesedihan dan tangisanmu cepat berlalu.
Sudah dulu ya langit....
Jakarta, 13 desember 2011
(celotehanku pada langit di sore hari)
Gabriella Frisca
Thursday, December 1, 2011
#december #christmas #you
yeaaaaa, finally it's december!! woohoooo *dancing sampe keriting*
CHRISTMAS IS ABOUT 24 MORE DAYS TO GO!!!!! IT MAKES ME GOING CRAZYYYY! SUPER EXCITED :D
by the way, hari pertama di bulan terakhir di tahun 2011 ini gue mulai dengan pergi berkencan bareng adik gue tercintahhh. sungguh mengharukan :')
happy december, guys! *cipok sayang buat kamu-kamu yang tersayang*
CHRISTMAS IS ABOUT 24 MORE DAYS TO GO!!!!! IT MAKES ME GOING CRAZYYYY! SUPER EXCITED :D
by the way, hari pertama di bulan terakhir di tahun 2011 ini gue mulai dengan pergi berkencan bareng adik gue tercintahhh. sungguh mengharukan :')
happy december, guys! *cipok sayang buat kamu-kamu yang tersayang*
Hentikan omongan kalian atau ku sobek mulut kalian!
mulut kalian seperti ular yang mengeluarkan bisa beracun.
mulut kalian pedas seperti cabai rawit.
mulut kalian tajam seperti silet.
rasanya ingin ku sobek-sobek mulut kalian.
aku muak mendengar segala ocehan cerita lebay yang kalian buat.
cerita busuk dari kalangan yang terbusuk!
kalian hanya bisa bergunjing satu dengan yang lain, tidak malukah kalian dengan umur yang semakin menua? atau tidak malukah kalian dengan jabatan kehormatan yang kalian punya? tidak malukah kalian??
ah sudahlah, memang urat malu kalian sudah putus.
aku yang lebih tahu apa yang terjadi di dalam, BUKAN KALIAN!
aku yang lebih tahu cerita kehidupan mereka episode demi episode, BUKAN KALIAN!
aku yang merasakannya, aku yang melihatnya, aku yang mendengarnya, AKU yang ada didalamnya, ditengah-tengah mereka. BUKAN KALIAN! BUKAN!!
.........
sudah cukup,
HENTIKAN omongan murahan kalian! aku masih menginginkan mulut kalian tetap ada ditempat yang seharusnya.
mulut kalian pedas seperti cabai rawit.
mulut kalian tajam seperti silet.
rasanya ingin ku sobek-sobek mulut kalian.
aku muak mendengar segala ocehan cerita lebay yang kalian buat.
cerita busuk dari kalangan yang terbusuk!
kalian hanya bisa bergunjing satu dengan yang lain, tidak malukah kalian dengan umur yang semakin menua? atau tidak malukah kalian dengan jabatan kehormatan yang kalian punya? tidak malukah kalian??
ah sudahlah, memang urat malu kalian sudah putus.
aku yang lebih tahu apa yang terjadi di dalam, BUKAN KALIAN!
aku yang lebih tahu cerita kehidupan mereka episode demi episode, BUKAN KALIAN!
aku yang merasakannya, aku yang melihatnya, aku yang mendengarnya, AKU yang ada didalamnya, ditengah-tengah mereka. BUKAN KALIAN! BUKAN!!
.........
sudah cukup,
HENTIKAN omongan murahan kalian! aku masih menginginkan mulut kalian tetap ada ditempat yang seharusnya.
Subscribe to:
Posts (Atom)






